SURABAYA, 27 FEBRUARI 2025
Surabayasatu.net - Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur Arum Sabil beberkan strategi penting serta sejumlah program untuk Pramuka memasuki Tahun 2025 ini.
Tidak hanya itu, dalam Rakerda Kwarda Pramuka Jatim, Arum Sabil juga menyinggung persiapan menuju kepengurusan baru periode 2025-2030. “Ini sangat penting untuk kesinambungan Pramuka Jatim lebih baik lagi,” katanya.
Masa bakti kepengurusan Kwarda Jawa Timur 2020-2025 yang telah berjalan selama empat tahun menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi Covid-19. Namun, Pramuka Jawa Timur tetap aktif dan inovatif dalam menjalankan berbagai program kepramukaan.
Rapat Kerja Daerah ini menjadi momen penting untuk merumuskan program kerja tahun 2025 guna memaksimalkan pencapaian rencana kerja periode 2020-2025. Selain itu, rapat ini juga menjadi langkah awal dalam penyusunan Rencana Kerja Kwarda Jawa Timur untuk masa bakti 2025-2030.
“Kita harus memastikan bahwa kehadiran Pramuka benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, program yang dirancang harus menyentuh langsung adik-adik Pramuka di Gugus Depan serta masyarakat luas,” tambahnya.
Evaluasi terhadap program-program yang telah dijalankan juga menjadi salah satu agenda penting dalam rapat tersebut. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penyempurnaan dan perbaikan agar kegiatan kepramukaan semakin berdampak positif.
Dalam kesempatan tersebut, Kwarda Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada kwartir cabang yang berprestasi dalam pendataan anggota dalam program “Ayo Pramuka”. Kwartir Cabang Gresik, Tuban, dan Blitar dinobatkan sebagai yang terbaik dalam kategori tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Gerakan Pramuka Jawa Timur bertekad untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pihaknya menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda. Bahkan dengan tegas menyatakan bahwa Pramuka Jatim selalu melaksanakan kegiatan di dalam negeri.
“Saya telah mengklarifikasi kepada Ketua Kwarnas, dan dipastikan bahwa tidak ada kegiatan Pramuka dari kwartir yang dilaksanakan di luar negeri.
Kegiatan-kegiatan kita, termasuk di Jawa Timur, seluruhnya dilakukan di dalam negeri,” ujarnya.***SO